Selasa, 14 Mei 2013

Mengenal Lebih Dekat Pribadi ALLAH Dalam Perjanjian Lama

Ketika membaca Perjanjian Lama, sebagian orang tidak suka dengan ALLAH yg digambarkan disini.
Bahkan ada yg menggambarkan bahwa TUHAN dlm Perjanjian Lama adl Pribadi yg tidak penuh kasih, mencintai pembunuhan, tidak menghargai nyawa manusia dsb dst dll.
Izinkanlah Sy u/ mendeskripsikan sedikit lukisan tentang TUHAN dlm Perjanjian Lama sehingga Qt bisa memahami dan menerima, apakah benar DIA itu tidak memiliki kasih, atau justru sebaliknya, DIA adalah ALLAH yg penuh kasih, kudus & sangat membenci dosa.

TUHAN menciptakan manusia u/ mengenal DIA, mengasihi-NYA & menikmati hubungan intim dengan-NYA, sama seperti mereka yg menikmati dunia dimana mereka ditempatkan.
Namun ttg hubungan ini, TUHAN memberikan manusia sebuah pilihan.
Mereka bukan robot yg diprogrÀm u/ mencintai TUHAN.
Tidak membutuhkan waktu lama bagi manusia u/ memilih.
Adam & Hawa sudah menentukan pilihannya dan mereka memilih u: menjadi seperti TUHAN drpd tunduk kepada-NYA.
Sebagai hasilnya, mereka mati secara rohani & kemudian secara fisik.
Karena tidak boleh ada dosa dihadapan TUHAN yg kudus, TUHAN menjauhkan mereka dr-NYA.
Bagaimana mereka bisa dibawa kembali...?
Manusia telah menggali jurang yg memisahkan dirinya dengan TUHAN.
Bagaimana TUHAN akan memulihkan kembali hubungan yg intim dgn manusia yg lebih memilih dosa ketimbang TUHAN...?
Dan mengapa DIA mau melakukan-NYA padahal yg bersalah itu manusia, yg tidak mematuhi-NYA itu manusia...?

Ketika anda membaca kitab Hukum, dimulai dgn 10 Perintah ALLAH, perhatikan, betapa praktisnya Hukum tersebut.
Perintah yg TUHAN berikan kpd manusia adl u/ mengatur kehidupan mereka sehari-hari.
Itulah sebabnya banyak hukum yg berfokus pd bagaimana manusia bergaul satu sama lain.
Hukum yg lain mengatur ttg masalah kebersihan & penyakit.

Hidup dalam keajaiban kasih karunia TUHAN yg dicurahkan melalui Yesus Kristus, Qt seringkali menganggap akses Qt kpd TUHAN sbg sesuatu hal yg sepele.
Anda & Sy dpt memasuki hadirat TUHAN dgn berani krn Kristus telah memuluskan jalannya bagi Qt.
Orang2 yg dipimpin Musa keluar dr tanah Mesir tidak memiliki hak istimewa itu.
Dosa mereka masih menjadi penghalang di antara mereka & TUHAN.
Bagaimana dosa2 itu dpt disingkirkan...?
TUHAN menyediakan suatu jalan, yaitu melalui persembahan korban.
Hukuman dosa adalah maut.
Karena itu, melalui sistem ini, nyawa binatang dipersembahkan sbg korban yg menggantikan hidup dr orang2 yg mengakui dosanya dihadapan TUHAN.
Namun persembahan korban ini tidak bisa seenaknya.
TUHAN mempunyai persyaratan yg sangat spesifik krn pd akhirnya hewan korban ini menunjukan apa yg akan dilakukan oleh Anak ALLAH di atas kayu salib.

Hubungan TUHAN dgn umat-NYA tidaklah didasarkan pd perbuatan.
Qt menemukan kata kasih muncul berkali-kali.
TUHAN memilih bangsa Israel u/ menjadi objek kasih-NYA, dan DIA menginginkan agar mereka jg mengasihi-NYA.
Ketaatan pd Hukum Taurat bukanlah suatu cara u/ mendapatkan kemurahan hati TUHAN. Sebaliknya, ketaatan tersebut harusnya merupakan tindakan kasih kepada TUHAN, sebuah pelajaran Perjanjian Baru yg tidak pernah dpt dimengerti o/ orang Farisi.

Ketika bangsa Israel meninggalkan. Mesir dgn segala hal terbaik yg diberikan orang2 Mesir memenuhi kereta mereka, mereka mengetahui tidak ada ilah lain seperti ALLAH (YHWH).

Kali ini, TUHAN ingin mewartakan pesan yg sama kepada seluruh bangsa yg tinggal di dalam dan di sekitar Kanaan.
Orang2 di daerah Timur Dekat Kuno memandang keberhasilan & kegagalan dlm medan pertempuran sebagai suatu masalah keagamaan.
Mereka berdoa kpd ilah mereka memohon keselamatan & kemenangan.
Banyak diantara mereka yg membawa ilah mereka ke medan pertempuran.
Karena itu, ketika TUHAN memerintahkan penghancuran orang2 yg mendiami Kanaan, yg terjadi bukan pembunuhan besar2an suatu suku bangsa secara berencana atw genosida, melainkan pembunuhan besar2an sekelompok ilah secara berencana atw theosida.
Satu2nya TUHAN yg sejati dengan segera memusnahkan ilah2 palsu.
Tiap perperangan adalah sebuah perperangan antar ilah, ketika bangsa Israel berperang melawan bangsa2 lain, pertanyaannya bukanlah ilah mana yg paling kuat, melainkan manakah ilah atw sesembahan yg sejati.
TUHAN ingin agar setiap orang sampai pada kesadaran yg sama yg mendorong Yitro berkata,"..Sekarang aku tahu bahwa TUHAN (YHWH Adonai) lebih besar drpd segala allah;sebab IA telah menyelamatkan bangsa ini dr tangan orang Mesir, karena memang orang2 ini telah bertindak angkuh terhadap mereka..".

Pertanyaannya...
Tidak bisakah TUHAN memusnahkan semua ilah palsu tnp membunuh sekian banyak manusia...?
Jika TUHAN adalah kasih, dan jika rencana-NYA adalah agar semua orang datang u/ mengenal DIA, bagaimana mungkin DIA begitu saja memusnahkan seluruh populasi seperti ini...?
Dan jika DIA melakukan pemusnahan, bagaimana gambaran TUHAN ini bisa sesuai dengan gambaran TUHAN yg mengasihi dan memaafkan yg Qt lihat dlm Perjanjian Baru...?

Ketika membandingkan kitab Yosua dengan kitab Wahyu, anda akan menemukan bahwa tidak ada pertentangan sama sekali dlm kedua kitab tersebut.
Di akhir zaman, mereka yg menentang TUHAN akan dihancurkan.
Ketika Yesus datang kembali, DIA akan menghakimi semua yg hidup dan yg mati.
Mereka yg tidak pernah menerima Kristus sebagai Juruselamat akan dipisahkan dr TUHAN u/ selamanya.
Bagaimana mungkin TUHAN yg penuh kasih melakukan hal semacam itu...?
Tindakan membiarkan dosa & membiarkan tiap orang masuk Sorga adalah tindakan yg melanggar kekudusan-NYA.
Dengan memberikan Anak-Nya mati menggantikan Qt, TUHAN mempertahankan keadilan-NYA sekaligus memungkinkan manusia menerima kasih karunia-NYA.
Selama lebih dr 2000 tahun sejak kehadiran Kristus, ALLAH telah memberikan waktu kepada manusia di dunia ini u/ berbalik kepada-NYA dan itu akan terus berlanjut sampai waktu-NYA tiba.

Hal yg sama juga berlaku dlm kitab Yosua, ketika TUHAN berjanji memberikan tanah bagi Abraham dan keturunannya, DIA juga mengatakan kpd Abraham bahwa mereka harus menunggu selama empat generasi sampai "kedurjanaan orang Amori telah genap".
Sederhananya, TUHAN memberikan waktu selama 4 abad kpd orang2 di Kanaan u/ bertobat & berbalik kepada-NYA.
Setelah mereka menunjukan bahwa mereka tidak akan pernah berpaling dr ilah2 palsu mereka, satu2nya TUHAN yg sejati akan mengambil tindakan tegas.
Ini merupakan tindakan sejenis yg diambil TUHAN dlm peristiwa Nuh & air bah, peristiwa Sodom & Gomora, dan akhirnya dengan seluruh dunia dlm peristiwa akhir zaman.

Apakah ini adil...?
Tentu saja.
Dan itulah yg mengganggu Qt.
Qt menginginkan kasih karunia, bukan keadilan.
TUHAN memberikan kpd bangsa2 di Kanaan keadilan setelah selama berabad-abad menawarkan kasih karunia kepada mereka.
Karena mereka tidak mau berbalik dr ilah2 palsu mereka, yg penyembahannya melibatkan pengorbanan manusia, TUHAN memusnahkan ilah2 palsu berikut orang2 yg menyembahnya.
Jika TUHAN membiarkan orang2 tersebut terus meneruskan apa yg mereka lakukan, bukan hanya generasi selanjutnya yg akan membayar harga, tetapi bangsa2 lain jg akan tertular o/ penyakit mematikan yg sama.
Tindakan keadilan ini pd akhirnya akan menjadi tindakan kasih karunia bagi mereka yg belum lahir--kecuali, tentu saja, Israel gagal melaksanakan perintah TUHAN.

Qt tidak boleh gegabah & tetap berhati-hati agar tidak membuat penafsiran lebih jauh drpd yg TUHAN maksudkan.
Sepanjang sejarah, banyak bangsa yg menggunakan nama TUHAN u/ membenarkan segala macam kekejaman yg dilakukan terhadap orang2 yg menghalangi mereka.

TUHAN berbicara kpd para pemimpin Israel, & semua ini terjadi hanya setelah TUHAN menyatakan diri kepada orang2 Kanaan & menunggu selama lebih dr 4 abad agar mereka berbalik kepada-NYA.
Dan seperti yg Qt lihat dlm Perjanjian Baru, di atas segala sesuatu, TUHAN menginginkan pengikut-NYA u/ memberitakan kpd bangsa2 ttg DIA & bukan membunuh mereka.

Salah satu contoh kasih karunia yg diberikan ALLAH kpd bangsa Kanaan bisa dilihat dr cerita Rahab.
Rahab (Yosua 2:9-13 ; 6:25) seorang pelacur, menunjukan bagaimana TUHAN menawarkan rahmat-NYA kpd siapa saja yg mau menerimanya.
Tidak ada yg mau menerimanya, kecuali wanita yg dianggap rendah ini.
Rahab akan muncul lagi dlm Alkitab.
Dlm Matius 1:5, tidak ada yg menduga wanita ini akan muncul dlm silsilah Kristus.
Namun, bukankah itulah tepatnya yg dilakukan kasih karunia TUHAN...?

Selanjutnya...
Kisahnya menjadi menarik, TUHAN telah memberikan umat-NYA sebuah wilayah yg menjadi milik mereka.
Akankah kedua belas suku Israel mematahkan dosa yg bermula dr Adam & Hawa, dan mereka menataati TUHAN...?
Akankah mereka menjadi umat pilihan TUHAN yg sejati dan memenuhi tujuan2NYA atas keberadaan mereka...?
Ataukah, mereka akan berpaling dr TUHAn & memandang rendah Hukum2-NYA seperti yg telah dilakukan oleh pendahulu mereka ketika mengembara di padang gurun...?

Anda mungkin dpt menebak jawabannya.
Sambil terus membaca, tanyakan pd diri anda.
"...Jika Sy ada diposisi TUHAN, apa yg akan Sy lakukan ?
Akankah Sy sedemikian sabar terhadap orang2 IsrÁel seperti halnya TUHAN sabar terhadap mereka ?
Dan akankah Sy terus-menerus memberikan kesempatan ekstra bagi mereka ? ..."

Anda mungkin tidak akan menyukainya karena disinilah dimulainya era persundalan rohani bangsa Israel, meskipun pd akhirnya, tetap ada dibeberapa kejadian dimana umat Israel berbalik kepada ALLAH seperti misalnya yg terjadi dlm kisah raja Daud, raja Hizkia dan raja Yosia, namun selebihnya Qt akan membaca cerita yg cukup mengerikan dimana raja2 Israel justru membawa bangsanya dengan menyembah ilah lain.
Salah satu yg terkenal adl raja Salomo, di masa mudanya dia hidup dlm hikmat ALLAH dan bersandar kepada-NYA, namun di masa tuanya, dia meninggalkan ALLAH yg benar & menyembah ilah2 lain, sungguh sebuah tindakan yg sangat mendukakan hati ALLAH.

Ketika nabi Yeremia diutus ALLAH, pada sat itu adalah ketika umat Israel sudah terlibat jauh dengan persundalan rohani.
Melalui nabi Yeremia, ALLAH berfirman sebagai seorang kekasih yg terluka.
Dia berdiri dihadapan mempelai perempuan-Nya, umat pilihan-Nya dgn hati yg hancur.
Umat yg DIA pilih 'n DIA sebut sbg umat kepunyaan-Nya tidak sekedar meninggalkan DIA.
Israel telah menjadi pelacur rohani, dgn tanpa malu memberikan dirinya dr satu kekasih ke kekasih yg lain.
Setelah menunggu, menunggu dan menunggu bangsa Israel u/ kembali, TUHAN merasa sudah cukup waktunya.
Sekalipun TUHAN menyatakan penghukuman bagi Israel, anda msh dpt mendengar kerinduan-NYA memanggil pulang mempelai-NYA.
Tangan-NYA terbuka lebar.
DIA rindu mengampuni Israel & memeluknya sekali.
Ironisnya, sampai tembok Yerusalem hancur, Israel masih saja menolak DIA.

Anda dpt mendengar kerinduan TUHAN krn Yeremia membagikannya.
Yeremia, lebih dr semua juru bicara ALLAH, meratap & menangisi mereka yg akan segera merasakan konsekwensi penuh dr penghakiman ALLAH.

Karena hukuman yg dilakukan TUHAN 'n sebagian besar bercerita ttg pemusnahan suatu bangsa jika dilihat dr sudut pandang manusia, beberapa orang tidak menyukai cara TUHAN seperti yg digambarkan dlm kitab Nabi-Nabi.
Diatas Sy sudah mengatakan, kelompok polemikus menjustifikasi, sepertinya DIA terkesan terlalu pemarah, terlalu pendendam dan tidak memiliki kasih.
Mereka melihat dari sisi manusiawi yg mengatasnamakan kasih, tp mereka tidak melihat bagaimana ALLAH sangat berduka melihat umat (Israel) pilihan-Nya, berduka 'n marah.
Dan...
DIA memang marah, sangat marah.
Wajar saja, anda juga pasti akan marah jika wanita yg anda cintai dan telah berjanji u/ setia meninggalkan anda dan menjadi seorang pelacur u/ menunjukan betapa anda tidak dibutuhkan.
Anda tentu akan menuntut keadilan ketika melihat orang bertindak kejam terhadap janda&anak yatim piatu.
Anda akan muak melihat orang yg memanfaatkan pengadilan sebagai kedok u/ memeras sesamanya yg lemah.
Semua yg mendengar kisah ini sangat marah, tentu saja.
Dapatkah anda bayangkan bagaimana perasaan TUHAN ketika DIA menyaksikan orang2 yg seharusnya mengasihi-NYA melemparkan bayi mereka ke dalam api sebagai persembahan bagi dewa-dewi kesuburan.
Gambaran ttg TUHAN yg dilukiskan oleh para nabi memang adalah TUHAN yg marah dan memberikan ganjaran atas kejahatan umat-NYA dgn tidak tanggung2.
Namun, DIA sama sekali tidak digambarkan sebagai TUHAN yg tidak memiliki kasih...?
Justru kasih TUHAN yg menggerakannya u/ mengambil tindakan terhadap kondisi moral bangsa Israel yg mengerikan.
TUHAN tidak dapat duduk diam & menyaksikan mereka menghancurkan diri sendiri karena begitu besar kasih ALLAH kpd mereka.
DIA mengutus nabi2-NYA untuk memperingatkan dan memanggil mereka kembali kepada-NYA.
Apapun situasi yg sedang dihadapi oleh Israel dan Yehuda, TUHAN memastikan ada seseorang disana u/ berbicara mewakili-NYA.
Dan pesan-NYA selalu sama :
"..Kembalilah kepada-KU; kembalilah kepada Pribadi yg mengasihimu dengan cinta yg jauh lebih besar drpd apapun yg dapat engkau pahami.
Jika engkau kembali, AKU akan memeluk dan melindungimu.
Namun, jika engkau tidak kembali, penghakiman akan menimpamu.."
Setiap nabi selalu membawa berita ttg dosa, hukuman dan pemulihan ini.
ALLAH berfirman bahwa umat-NYA telah berdosa & akan segera dihukum, tetapi DIA rindu u/ memulihkan mereka agar dpt bersekutu dengan-NYA.

Dalam kitab Nabi2, anda akan menemukan & merasakan kehancuran hati TUHAN & murka TUHAN atas dosa2 umat-NYA.
Namun di tengah-tengah janji penghakiman, TUHAN memanggil umat-NYA agar kembali kepada-NYA.
Dia bersumpah akan memulihkan mereka ke dalam hubungan yg intim dengan-NYA jika mereka berpaling dr dosa mereka.

Hal manakah yg lebih penuh kasih u/ TUHAN lakukan :
Membiarkan umat-NYA tenggelam begitu jauh dlm penyembahan berhala hingga mereka benar2 melupakan siapa TUHAN, atw menyelamatkan mereka dr dosa mereka..?
Alasan TUHAN menghukum orang Yahudi sama dgn alasan orang tua menghukum anaknya yg berkeliaran di jalan.
Koreksi & disiplin tidak pernah menyenangkan, tetapi hidup Qt bergantung pd kedua hal tersebut.
Bukan hanya kehidupan orang Yahudi sebagai sebuah bangsa yg bergantung pd tindakan tegas TUHAN, kehidupan rohani Qt juga bergantung pada-NYA.


Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia - Nabi Yesaya


Apakah TUHAN memiliki kesenangan ketika akan menghancurkan orang2 fasik...?
TIDAK sama sekali.
Justru DIA berduka, amat sangat berduka.
Manusia yg seharusnya menunjukan citra-Nya kepada sesama justru berlaku fasik.

Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?
Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan oleh orang fasik--apakah ia akan hidup? Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena ia berobah setia dan karena dosa yang dilakukannya.
Tetapi kamu berkata: Tindakan Tuhan tidak tepat! Dengarlah dulu, hai kaum Israel, apakah tindakan-Ku yang tidak tepat ataukah tindakanmu yang tidak tepat?
Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya.
Sebaliknya, kalau orang fasik bertobat dari kefasikan yang dilakukannya dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia akan menyelamatkan nyawanya.
Ia insaf dan bertobat dari segala durhaka yang dibuatnya, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.
Tetapi kaum Israel berkata: Tindakan Tuhan tidak tepat! Apakah tindakan-Ku yang tidak tepat, hai kaum Israel, ataukah tindakanmu yang tidak tepat?
Oleh karena itu Aku akan menghukum kamu masing-masing menurut tindakannya, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bertobatlah dan berpalinglah dari segala durhakamu, supaya itu jangan bagimu menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan kamu ke dalam kesalahan.
Buangkanlah dari padamu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku dan perbaharuilah hatimu dan rohmu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?
Sebab Aku tidak berkenan kepada kematian seseorang yang harus ditanggungnya, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Oleh sebab itu, bertobatlah, supaya kamu hidup!"
Yehezkiel 18:23-22

Beratnya hukuman yg diberikan tidak menunjukan pribadi TUHAN yg suka menyakiti.
Sebaliknya, hal itu menunjukan seberapa kuat cengkraman dosa atas hati manusia.
Bahkan setelah TUHAN melakukan beberapa langkah ekstrim, manusia tetap berpaut pd berhala2 mereka & bukannya berbalik pd TUHAN.
Apa yg sering Qt fikirkan sebagai kekejaman TUHAN pd kenyataannya justru merupakan belas kasihan-Nya.
Para nabi menunjukan bahwa TUHAN akan menempuh jarak sejauh apa pun yg diperlukan u/ membalikan hati manusia kepada-Nya.
Tuhan melakukan ini karena DIA mencintai anda.
Dimanakah anda akan berada jika Dia tidak mencintai Qt sedemkian.

Ketika anda melihat apa yg TUHAN lakukan pd Israel & Yehuda, yg mengherankan justru apa yg membuat DIA begitu lama bertindak menghakimi mereka...?
Sudah lebih dr 500 tahun berlalu sejak zaman Hakim2 sampai nubuat para nabi PL ttg kehancuran, seolah kurang, TUHAN masih menunggu selama 120 tahun lagi sebelum Babel membawa Yehuda ke pembuangan.
Jika anda berada pd posisi TUHAN, apa yg akan anda lakukan...?
Akankah anda menunggu selama itu u/ bertindak...?
TUHAN telah memilih & mengejar Qt dengan kasih karunia-Nya, bagaimana Qt menanggapi kebaikan-Nya setiap hari...?

Satu catatan :
Yesaya 30:19-22 bercerita ttg bagaimana bangsa Yahudi akhirnya akan menyingkirkan berhala-berhala mereka.
Setelah menjalani masa pembuangan Babel, bangsa Yahudi tidak akan pernah lagi jatuh dlm penyembahan berhala.
Dibutuhkan lebih dr 1000 tahun, dimulai saat Rahel mencuri berhala ayahnya sampai pd saat raja Manasye membangun tiang Asyera di Bait Suci, hingga akhirnya bangsa Israel paham.
Hanya YHWH -lah ALLAH yg benar.
TUHAN yg sejati, dan hanya DIA lah yg patut disembah.
Setelah menghabiskan waktu 70 tahun di pembuangan, umat TUHAN akhirnya mendengar pesan ini dgn keras & jelas.

Firman ALLAH datang kepada nabi Amos demikian :

"Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu.
Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepada-Ku korban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu, Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun, Aku tidak mau pandang.
Jauhkanlah dari pada-Ku keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar.
Tetapi biarlah keadilan bergulung-gulung seperti air dan kebenaran seperti sungai yang selalu mengalir."
Amos 5:21-24

Ayat2 diatas berbicara ttg hubungan antara ibadah 'n hidup yg benar.
Membicarakan hal2 rohani tidak ada artinya jika tidak diterjemahkan dlm ketaatan pd TUHAN 'n kerinduan yg selaras dengan isi hati-Nya.

Dalam kisah nabi Yunus, Qt akan menemukan perbedaan antara hati Yunus 'n hati TUHAN.
TUHAN merindukan setiap orang berbalik kepada-Nya, termasuk orang2 kafir 'n keji yg tinggal di Niniwe
Dlm kisah ini, Qt melihat TUHAN sebagai pribadi yg penuh kasih 'n berhasrat mengampuni.
Qt juga melihat diri Qt sendiri dlm pribadi Yunus.
Qt tidak terlalu berhasrat agar TUHAN mengampuni orang yg telah mengasihi Qy.
TUHAN mengasihi manusia jauh melampaui cinta Qt terhadap sesama, dan melampaui pengakuan Qt terhadap kasih-NYA.
Yunus menghalau mitos bahwa TUHAN itu jauh 'n sulit u/ disenangkan.
TUHAN membentangkan tangan-Nya, memohon agar orang2 datang kepada-NYA u/ menemukan pengampunan 'n hidup.

Ada sebuah titik balik dlm kehidupan orang Israel.
Saat dimana ALLAH menyatakan kebesaran & kerinduan-NYA u/ datang menolong orang2 yg takut akan DIA.
Penyembahan berhala Yehuda yg telah merajalela, khususnya selama kekuasaan Manasye, putra Hizkia, membuat orang2 yg hidup benar menjadi muak.
Hati mereka hancur setiap kali mereka berjalan keluar.
Terlebih lagi, orang2 fasik menindas mereka yg mengasihi TUHAN.
Orang2 yg tidak takut akan TUHAN menggunakan kekuasaan mereka u/ mendapatkan apa saja yg mereka inginkan dgn paksa.
TUHAN benar2 menopang mereka yg berada dlm masa2 sulit yg demikian.

Aku telah berkenan memberi petunjuk kepada orang yang tidak menanyakan Aku; Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. Aku telah berkata: "Ini Aku, ini Aku!" kepada bangsa yang tidak memanggil nama-Ku.
Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada suku bangsa yang memberontak, yang menempuh jalan yang tidak baik dan mengikuti rancangannya sendiri; suku bangsa yang menyakitkan hati-Ku senantiasa di depan mata-Ku, dengan mempersembahkan korban di taman-taman dewa dan membakar korban di atas batu bata; yang duduk di kuburan-kuburan dan bermalam di dalam gua-gua; yang memakan daging babi dan kuah daging najis ada dalam kuali mereka; yang berkata: "Menjauhlah, janganlah meraba aku, nanti engkau menjadi kudus olehku!" Semuanya ini seperti asap yang naik ke dalam hidung-Ku, seperti api yang menyala sepanjang hari.
Sesungguhnya, telah ada tertulis di hadapan-Ku: Aku tidak akan tinggal diam, malah Aku akan mengadakan pembalasan, ya, pembalasan terhadap diri mereka,atas segala kesalahan mereka sendiri, maupun atas kesalahan nenek moyangnya, semuanya serentak, firman TUHAN. Sebab mereka telah membakar korban di atas gunung-gunung dan mengaibkan Aku di atas bukit-bukit. Memang Aku akan menakar ke dalam jubah mereka upah untuk perbuatan-perbuatan mereka yang dahulu!
Beginilah firman TUHAN: "Seperti kata orang jika pada tandan buah anggur masih terdapat airnya: Janganlah musnahkan itu, sebab di dalamnya masih ada berkat! demikianlah Aku akan bertindak oleh karena hamba-hamba-Ku, yakni Aku tidak akan memusnahkan sekaliannya.
Aku akan membangkitkan keturunan dari Yakub, dan orang yang mewarisi gunung-gunung-Ku dari Yehuda; orang-orang pilihan-Ku akan mewarisinya, dan hamba-hamba-Ku akan tinggal di situ.
Saron akan menjadi padang rumput bagi kambing domba, dan lembah Akhor menjadi tempat pembaringan bagi lembu sapi, untuk umat-Ku yang mencari Aku.
Tetapi kamu yang telah meninggalkan TUHAN, yang telah melupakan gunung-Ku yang kudus, yang menyajikan hidangan bagi dewa Gad, dan yang menyuguhkan anggur bercampur rempah bagi dewa Meni:
Aku akan menentukan kamu bagi pedang, dan kamu sekalian akan menekuk lutut untuk dibantai! Oleh karena ketika Aku memanggil, kamu tidak menjawab, ketika Aku berbicara, kamu tidak mendengar, tetapi kamu melakukan apa yang jahat di mata-Ku dan lebih menyukai apa yang tidak berkenan kepada-Ku."
Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: "Sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan makan, tetapi kamu akan menderita kelaparan; sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan minum, tetapi kamu akan menderita kehausan; sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan bersukacita, tetapi kamu akan mendapat malu; sesungguhnya, hamba-hamba-Ku akan bersorak-sorai karena gembira hatinya, tetapi kamu akan mengerang karena sedih hati, dan kamu akan menangis karena patah semangat.
Kamu harus meninggalkan namamu kepada orang-orang pilihan-Ku untuk dipakai sebagai sumpah kutuk ini: Tuhan ALLAH kiranya membuat engkau seperti mereka! Tetapi hamba-hamba-Ku akan disebut dengan nama lain,sehingga orang yang hendak mendapat berkat di negeri akan memohon berkat demi Allah yang setia, dan orang yang hendak bersumpah di negeri akan bersumpah demi Allah yang setia, sebab kesesakan-kesesakan yang dahulu sudah terlupa, dan sudah tersembunyi dari mata-Ku."
"Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati.
Tetapi bergiranglah dan bersorak-sorak untuk selama-lamanya atas apa yang Kuciptakan, sebab sesungguhnya, Aku menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorak dan penduduknya penuh kegirangan.
Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erangpun tidak.
Di situ tidak akan ada lagi bayi yang hanya hidup beberapa hari atau orang tua yang tidak mencapai umur suntuk, sebab siapa yang mati pada umur seratus tahun masih akan dianggap muda, dan siapa yang tidak mencapai umur seratus tahun akan dianggap kena kutuk.
Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga.
Mereka tidak akan mendirikan sesuatu, supaya orang lain mendiaminya, dan mereka tidak akan menanam sesuatu, supaya orang lain memakan buahnya; sebab umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka.
Mereka tidak akan bersusah-susah dengan percuma dan tidak akan melahirkan anak yang akan mati mendadak, sebab mereka itu keturunan orang-orang yang diberkati TUHAN, dan anak cucu mereka ada beserta mereka.
Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya.
Serigala dan anak domba akan bersama-sama makan rumput, singa akan makan jerami seperti lembu dan ular akan hidup dari debu. Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di segenap gunung-Ku yang kudus," firman TUHAN.
Yesaya 65:1-25

Akhirnya Qt akan mengerti mengapa sejak semula manusia jatuh dalam dosa, ALLAH selalu menyediakan tempat bagi mereka yg datang kepada-NYA untuk memperoleh kasih karunia dr-NYA.
Manusia yg bersalah tp ALLAH yg mendekati mereka bahkan memanggil mereka.
Hal yg tidak akan dipahami oleh sekelompok orang skeptis yg menilai dan menjustifikasi bhw ALLAH dlm Perjanjian Lama adalah ALLAH yg kejam.
Orang yg menemukan TUHAN walaupun mereka tidak mencari-NYA adalah Qt yg tidak dilahirkan sebagai bagian dr bangsa Yahudi.
Disini Qt bisa melihat bagaimana TUHAN bekerja.
DIA yg mencari Qt, bukan Qt yg terlebih dulu mencari DIA.
Dan...
DIA tidak berada jauh dr Qt.
Pesan-NYA sederhana : "Ini AKU, ini AKU !", kemudian DIA membuka tangan-NYA lebar2 u/ memeluk setiap orang yg datang kepada-NYA.
Allah yg penuh kasih 'n maha adil, itulah ALLAH yg digambarkan dlm Alkitab (PL&PB).
Dengan kasih-NYA, DIA mendatangi manusia 'n dengan keadilan-NYA, DIA menghukum setiap orang yg berdosa 'n menolak kasih karunia yg DIA berikan kepada manusia.
Kekudusan-NYA tidak akan pernah mengizinkan orang berdosa u/ hidup bersama-Nya di langit 'n bumi yg baru yg kelak akan DIA ciptakan.
Dan neraka adalah tempat yg DIA sediakan u/ mereka yg terganggu oleh kasih-NYA.

Setelah memahami uraian singkat diatas, pada akhirnya Qt akan bertanya :
Apa yg akan TUHAN lakukan selanjutnya...?
Jawabannya datang kemudian dlm sebuah kandang di Migdal Eder di Betlehem ketika DIA sendiri menjadi manusia u/ berbicara langsung kepada manusia.
Kasih ALLAH terus berlanjut sampai kepada saat ini.



TUHAN Yesus memberkati.


Source :
Mari Berfikir Tentang Alkitab
Apa Yang Tertulis Didalamnya ?
Mark Tabb

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar